Konglomerat Batu Bara di Indonesia

Dari banyak pro dan juga kontra yang ada, bisnis batu bara merupakan sebuah bisnis yang tetap menjadi komoditas yang paling banyak digeluti oleh para konglomerat di tanah air. Bahkan harta kekayaan dari para konglomerat yang ada di Indonesia ini sebagian berasal semuanya dari bisnis batu bara. Siapa sajakah para konglomerat batu bara yang ada Indonesia?

Konglomerat Batu Bara di Indonesia

Batu bara atau disebut juga dengan istilah emas hitam memang merupakan menjadi komoditas yang cukup populer, khususnya di kalangan para pebisnis. Selain batu bara mampu membuat kaya raya banyak orang, berbisnis batu bara juga dapat membuka lahan pekerjaan bagi banyak oran. Kehadiran dari bisnis batu bara ini tentunya cukup kontroversial. Namun seiring banyak disebut-sebut sebagai sebuah bisnis yang merusak lingkungan. Nah, berikut inilah nama beberapa konglomerat batu bara yang berasal dari Indonesia.

Low Tuck Kwong, Rp 34 triliun

Menjadi orang kaya dan juga sukses menjadi agen sbobet sebuah hal yang tentunya tidak bisa didapatkan secara instan. Semuanya harus dilakukan butuh proses serta pengorbanan. Hal itu juga yang dirasakan oleh seseorang Low Tuck Kwong yang sejak remaja didinya sudah terjun di dunia bisnis mengikuti jejak orang tuanya. Sejak 1972 ia pindah dari Singapura ke Indonesia dan kemudian resmi menjadi warga negara Indonesia yaitu pada 1992.

Berawal dirinya sebagai seorang kontraktor bangunan, Low Tuck akhirnya mengakuisisi sebuah perusahaan tambang batu bara dari PT Gunung Bayan Pratamacoal dan juga PT Dermaga Perkasapratama pada tahun 1997. Setelah itu, ia kemudian mengoperasikan terminal batu bara yang berada di Balikpapan, Kalimantan.

Lambat laun ia pun membentuk sebuah perusahaan PT Bayan Resources yang menjadi perusahaan induk dari banyak perusahaan lainya, yaitu lebih dari 15 perusahaan tambang di Indonesia. Data Forbes juga mencatat jika pada saat ini Low Tuck Kwong memiliki total kekayaan yaitu mencapai sekitar 2,4 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 34 triliun. Low juga dinobatkan sebagai salah satu dari orang paling kaya di Indonesia dan menduduki peringkat ke-11 pada 2018.

Garibaldi “Boy” Thohir, Rp24,2 triliun

Pria yang akrab juga disapa Boy Thohir ini memiliki kekayaan yang mencapai 1,7 miliar dolar AS atau setara Rp 24 triliun. Boy Thohir yang tercatat juga sebagai orang terkaya di peringkat ke-16 menurut majalah Forbes. Dirinya merupakan salah satu pemilik saham terbesar Adaro Energy, perusahaan induk yang banyak memiliki entitas atau juga anak usaha.

Adapun beberapa perusahaan pertambangan yang juga di bawah Adaro Group antara lain PT Semesta Centramas (SCM), dan iuga PT Paramitha Cipta Sarana (PCS). Ada juga PT Mustika Indah Permai (MIP) serta PT Bukit Enim Energi (BEE) dan masih banyak lagi. Selain perusahaan tambang, Boy juga ternyata masih punya banyak perusahaan lainnya, salah satunya adalah sebuah startup yang sedang dibangunnya melalui aplikasi Umma.

Boy Thohir yang merupakan kakak kandung dari Erick Thohir yang pada saat ini menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara ke-9. Dari Kabinet Indonesia Maju yang telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Oktober 2019. Keduanya memang merupakan sama-sama pengusaha, meski mereka berdua bergerak di sektor yang berbeda. Jika Boy Thohir yang lebih bergerak ke pertambangan, maka Erick bergerak di dalam bisnis media, hiburan dan olahraga.

Theodore Rachmat, Rp24,2 triliun

Perusahaan tambang batu bara yang dimiliki oleh pengusaha kaya Theodore Rachmat adalah Padang Kurnia Group yang didirikan pada tahun 2002. Perusahaan ini yang mulai mengeksplorasi tambah pertamanya yaitu di Kalimantan Selatan. Kapasitas batu bara yang yang diperolehnya pada saat itu berhasil mencapai 15 juta ton per tahun. Berkat bisnis batu baranya tersebut, Theodore memiliki harta kekayaan yaitu mencapai 1,7 juta dolar AS atau yang setara dengan Rp 24,2 triliun. Kekayaannya menurut Forbes tercatat berada di peringkat ke-17 persis di bawah kekayaan Boy Thohir.

Selain dirinya memiliki perusahaan tambang, ia juga mempunyai banyak sektor bisnis lainnya di dalam Triputra Group. Beberapa diantaranya terdiri dari sektor agribisnis, manufaktur, perdagangan, jasa, institusi dana pensiun hingga dirinya memiliki yayasan. Theodore juga memiliki sejumlah saham minoritas di dalam perusahan PT Adaro Energy Tbk dan menjabat sebagai wakil presiden dan juga komisaris di perusahaan tersebut.

Kiki Barki, Rp21,3 triliun

PT Harum Energy Tbk juga pernah mengharumkan namanya menjadi salah satu orang yang paling tajir di Indonesia. Bisnis batu bara yang sudah dilakoninya tersebut menjadikan ia mempunyai kekayaan mencapai sekitar 1,5 juta dolar AS, dan menurut Globe Asia kekayaan tersebut ditaksir sekitar Rp 21,3 triliun. Sekarang, perusahaannya ia serahkan kepada anaknya yaitu Lawrence Barki untuk dikelola.

Perusahaan ini berlokasi di Kalimantan Timur, Indonesia. Pada Mei 2019 lalu, keluarga Barki melalui anak usahanya yaitu PT Karunia Bara Perkasa kembali menambah kepemilikan sahamnya tersebut hingga mencapai Rp21,79 miliar atau yang setara dengan 16,2 juta lembar saham. Itu artinya saham milik Karunia Bara atas Harum Energy bertambah dari yang tadinya 74,05 persen menjadi 74,65 persen.

Haji Isam

Haji Isam, nama aslinya yaitu Andi Syamsuddin Arsyad ini merupakan salah satu pengusaha batu bara yang berasal dari Kalimantan Selatan. Selain itu, ia juga diketahui memiliki bisnis di bidang transportasi darat, laut, dan juga udara. Tak lahir dari orang kaya, namun berkat kegigihan dan juga kerja kerasnya, orang yang dahulu berprofesi sebagai sopir truk pengangkut kayu ini mampu menjalani hobinya yang sangat mahal, yakni off road.

Bukan hanya memiliki sederet koleksi mobil mewah, Haji Isam juga memiliki rumah dengan luas 20 hektar. Mengutip dari MoneySmart, pendiri dari Jhonlin Group ini disinyalir pernah meraup omzet hingga Rp40 miliar per bulan lho.

Indika Energy – Sudwikatmono

Perusahan batu bara berikutnya yang juga dimiliki oleh salah satu konglomerat adalah PT Indika Energy Tbk (INDY). Perusahaan tambang tersebut dimiliki secara tidak langsung melalui Indika Inti Investindo oleh Agus Lasmono Sudwikatmono, yang merupakan putra bungsu dari konglomerat Sudwikatmono.

INDY merupakan entitas dari induk perusahaan PT Petrosea Tbk (PTRO). Meskipun begitu, kinerja dari INDY sepanjang tahun 2020 tidak lebih baik daripada Petrosea. Pasalnya adalah INDY menelan rugi sebesar yaitu sekitar US$21,92 juta atau setara Rp324 miliar pada semester ke I tahun 2020. Padahal, semester I 2019 lalu INDY yang masih untung sebesar US$12,67 juta.

Anjloknya laba tersebut tentunya tidak terlepas dari pendapatan perusahaan yang tertekan dampak pandemi Covid-19. Jika dibedah, sumber-sumber pendapatan INDY juga sempat kompak mengalami penurunan dalam enam bulan pertama tahun ini.

Kinerja keuangan INDY yang sekarang ini kian tertekan ketika beban penjualan, umum, dan juga administrasi membengkak dari awalnya US$71,65 juta pada tahun lalu kemudian menjadi US$76,69 juta pada tahun ini. Untungnya, beban pokok dari penjualan yang masih mampu diperbaiki dari awalnya US$1,45 miliar pada Juni 2019 menjadi US$954,65 juta pada Juni 2019. Begitu pun juga dengan beban keuangan mereka.

Nah itulah beberapa crazy rich di Indonesia yang kaya, berkat bisnis batu baranya. Siapapun juga bisa menjadi orang kaya asalkan mereka berani belajar dan memulai sebuah usaha dari nol dengan tekad yang kuat dan juga dengan pantang menyerah. Semoga artikel ini nantinya dapat menginspirasi anda semua. Terimakasih.

Fakta Menarik Soal Freeport

Tahukah Anda, dimanakah letaknya tambang emas terbesar yang ada di dunia berada? Jawabannya ternyata ada di Indonesia, tepatnya berada di kabupaten Timika, Papua. Tambang emas Grasberg pada saat ini sudah dikelola oleh PT Freeport Indonesia yang terafiliasi juga dengan Freeport-Mcmoran. Tak hanya kaya emas, tambang tersebut juga ternyata mengandung banyak perak dan tembaga.

Fakta Menarik Soal Freeport

Menjelang berakhirnya kontrak tambang tersebut yaitu pada 2021, persoalan Freeport kini menjadi sebuah hal yang tengah hangat diperbincangkan. Mulai dari soal renegosiasi hingga dengan kasus Papa Minta Saham yang menjerat Ketua DPR RI yaitu Setya Novanto. Jika kita berbicara mengenai Freeport, ternyata ada beberapa fakta menarik mengenai perusahaan ini.

Pemerintah sekarang sudah berhasil menguasai tambang emas yang selama ini dikelola oleh PT Freeport Indonesia (PTFI) . Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun juga telah dinilai berhasil mengembalikan aset besar negara tersebut kepada pangkuan Ibu Pertiwi. Penambangan tanah Freeport menargetkan yaitu untuk tahun depan melakukan investasi sampai dengan 2041 dengan biaya yaitu sebesar USD 14 miliar.

1. Didirikan sejak 1967

PT Freeport Indonesia ini sudah mulai menambang di Kabupaten Mimika Papua yaitu sejak April 1967. Selama lebih dari 40 tahun terakhir ini, lebih dari Rp 140 triliun investasi sudah dibenamkan di pertambangan tersebut. Membangun infrastruktur berupa jalan, pelabuhan, bandara, kota mandiri, pembangkit listrik, hingga tambang bawah tanah dan pabrik pengolahan.

Produksi pertama yang dihasilkan dari tambang terbuka tersebut dilakukan 43 tahun silam. Eksplorasi cadangan tembaga dan juga emas mencapai puncaknya yaitu pada tahun 2001 di Tambang Grasberg, dengan kapasitas produksinya hingga mencapai 238 ribu ton per hari.

2. Luas areal dan jumlah pekerja

Freeport Mcmoran mempunyai sejumlah tambang lain selain di Indonesia. Khusus yang berada di Papua, tambang tersebut yang memang tersohor dengan nama tambang Grasberg.

Tambang modern dengan menggunakan sistem kontrol satu titik ini mampu mengawasi areal tambang dengan luas 10.000 hektar dengan wilayah pendukung yaitu 202 ribu hektare, termasuk juga dengan Pelabuhan Amamapare di hilir Timika. Pekerjanya yang sudah mencapai 12.000 orang.

3. Terbesar di Dunia

Tambang Grasberg adalah tambang emas yang ternyata terbesar di dunia dan juga merupakan tambang tembaga ketiga terbesar di dunia. Tak heran, jika perusahaan ini terus bersikeras untuk memperpanjang renegosiasi kontrak mereka dengan pemerintah Indonesia.

Dikutip juga dari data PT Freeport Indonesia, cadangan dari tambangan yang sedang digarap oleh Freeport Indonesia di Papua sendiri sudah mencapai 2,27 miliar ton bijih, yang terdiri dari 1,02 persen tembaga, 0,83 gram per ton emas dan juga sekitar 4,32 gram per ton perak.

Sedangkan berdasarkan dengan data kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), dari cadangan tersebut, yang diketahui produksinya mencapai 109, 5 juta ton bijih untuk jumlah per tahun, dengan umur tambang yang sudah 23,5 tahun. Freeport tidak hanya memproduksi emas, perak dan juga tembaga. Freeport juga memproduksi molybdenum dan juga rhenium, sebuah hasil samping dari pemrosesan bijih yang dihasilkan dari tembaga.

4. Tidak diolah di dalam negeri

Sudah puluhan tahun Freeport berhasil mengeruk emas dan banyak mineral lainnya dari perut bumi di tanah Papua. Namun ternyata, hasil tambang tersebut memang tidak diolah di dalam negeri, tapi langsung diekspor dalam bentuk konsentrat.

Hal ini membuat penerimaan negara tentunya tidak optimal. Untuk itu, pemerintah mempunyai kebijakan melarang ekspor mineral mentah. Melalui, Undang-undang No 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba) yang mewajibkan perusahaan tambang tersebut untuk membangun smelter, pengolahan bahan mentah untuk tambang menjadi bahan jadi.

Freeport yang juga sudah berencana membangun smelter dengan kapasitas sebesar 2,5 juta ton per tahunnya atau senilai US$ 2,3 miliar. Dalam proyek smelter tersebut ditargetkan sudah selesai pada 2017. Freeport juga akan menggandeng perusahaan tambang emas lainnya seperti PT Newmont Nusa Tenggara.

5. RI cuma kuasai 9,36 persen saham

Meski tempatnya berada di Indonesia, namun sedihnya mayoritas kepemilikan tambang emas tersebut berada di tangan perusahaan tambang yang berasal dari Amerika Serikat tersebut. Saat ini Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc.

Tercatat sudah memiliki 81,28 persen saham, pemerintah Indonesia yang hanya memiliki sekitar 9,36 persen saham dan PT Indocopper Investama mempunyai sebanyak 9,36 persen. Pemerintah kini meminta Freeport untuk mendivestasikan sahamnya tersebut sebesar 30 persen secara bertahap. Namun hingga saat ini, diskusi mengenai pelepasan saham itu masih sangat alot.

6. Kontrak karya Habis 2021

Kontrak Karya (KK) Freeport nantinya akan habis pada tahun 2021. Perusahaan ini masih bersikeras ingin segera memperpanjang kontrak dengan pemerintah Indonesia. Sementara menurut UU Minerba No 4 Tahun 2009 dan PP NO 77 Tahun 2014, perpanjangan operasi tersebut hanya boleh diajukan paling cepat 2 tahun sebelum nantinya Kontrak Karya (KK) berakhir.

Jika KK berakhir pada 2021, maka menurut aturan, pengajuan perpanjangannya baru bisa dilakukan yaitu pada tahun 2019. Jika perpanjangan kontrak Freeport dikabulkan maka perusahaan yang asal dari AS tersebut akan mengeruk emas dan mineral lainnya hingga tahun 2041.

7. Investasi Jangka Panjang

Cadangan emas yang sangat menggiurkan, membuat Freeport juga ingin terus menguasai tambang Grasberg. Bahkan, Freeport sudah siap mengalokasikan dananya yaitu sebesar US$ 17,3 miliar. Dana tersebut yang akan digunakan untuk mengembangkan penambangan bawah tanah US$ 15 miliar dan kemudian untuk membangun smelter US$ 2,3 miliar.

8. Alasan Penambangan Di Atas Tanah Ditutup

Direktur Utama dari Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan, jika ada beberapa hal yang menyebabkan mengapa penambangan yang dilakukan di atas tanah akhirnya ditutup. Salah satu alasan utamanya adalah karena cadangan emas yang ada di atas tanah yang sudah habis.Tony yang juga menambahkan, dengan tahun ini pihaknya akan mencari alternatif penambangan lainnya. Namun seluruh penambangan nantinya masih dapat dipastikan akan dilakukan di atas tanah.

9. Freeport Bekerjasama dengan BUMN

Freeport Indonesia juga akan membangun sebuah pabrik pengolahan dan pemurnian atau (smelter) dalam jangka waktu kurang lebih lima tahun. Pihaknya mengaku antusias terkait kepastian dari kelanjutan bisnis perusahaannya bersama dengan holding BUMN PT Inalum hingga tahun 2041, baik secara hukum maupun secara fiskal.

Demikian itulah beberapa fakta menarik tentang PT Freeport. Kita kenal jika freeport menjadi perusahaan tambang emas terbesar di dunia, kita harus bangga karena ternyata negara Indonesia sangat kaya karena memiliki tambang emas yang cukup besar. Tapi faktanya, walaupun tambahng ini berada di Indonesia, tapi kepemilikan saham terbesarnya di Pegang oleh AS. Tentu kita tidak ingin melihat freeport terus dikeruk oleh keserakahan asing. Semoga freeport kelak akan dikuasai penuh oleh Indonesia. Terimakasih.

Tantangan Menarik yang Wajib Dilalui dalam Bisnis Pertambangan

Bisnis pertambangan sendiri menjadi salah satu bisnis yang sangat amat menarik perhatian bagi pengusaha dalam skala yang besar. Terlebih lagi di Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki potensi dari barang tambang yang sangat melimpah. Ada sebenarnya berbagai jenis barang tambang yang telah langsung dieksplorasi dan juga langsung dikelola oleh perusahaan tambang saat ini. bukan menjadi rahasia umum lagi jika bisnis tambang ini memiliki 3P yang paling utama harus diketahui. Seperti halnya Pencarian lahan yang diutamakan, penyelidikan barang tambang apa yang terdapat disana, Penambangan bisa langsung dimulai jika link alternatif sbobet88 2 hal tersebut benar-benar terpenuhi. yang baik berupa mineral maupun batuan yang memang memiliki nilai ekonomis atau yang memang sangat dibutuhkan oleh manusia. 

Dalam dunia pertambangan terdapat 3 golongan yakni Golongan A, B dan golongan C. dari ke-3 golongan ini memiliki perbedaan seperti Golongan A ini masuk kedalam jenis barang tambang yang memang sudah memiliki nilai yang strategi untuk keamanan negara dan disebut langsung seperti Batu Bara, Minyak Bumi dan Uranium. Golongan B, menjadi jenis barang tambang yang mana memiliki nilai vital dan juga mampu dalam menguasai hajat hidup orang banyak seperti Emas, Tembaga, nikel dan masih banyak lainnya. Untuk Golongan C, jenis tambang ini masuk kedalam kategori barang galian industri yang bisa langsung saja disebut seperti Kuarsa, Andesite, dan juga Limestone dan berbagai jenis lainnya. 

Selain ini, dalam berbisnis pertambangan ada juga tantangan demi tantangan besar yang wajib kalian hindari. Tantangan ini akan selalu datang silih berganti dari faktor internal maupun eksternal dari luar perusahaan. Nah, kira-kira tantangan apa saja yang ada dan wajib kalian bisa menghindarinya. Seperti ; 

 

Harga Pasar dalam Bisnis Pertambangan 

Pendapatan dari perusahaan tambang ini adalah hadil langsung dari Tambangnya, dan ini benar-benar sangat bergantung pada pergerakan harga pasar. Namun sayangnya, untuk harga komoditas tambang sangat amat fluktuatif dan di setiap waktunya akan terus berubah-ubah. Pergerakan dari harga pasar ini biasanya langsung saja dipengaruhi oleh beberapa faktor. 

Nilai dari tukar mata uang dolar Amerika yang memang menjadi mata uang dasar dalam transaksi jual-beli komoditas tambang. Untuk nilainya juga tidak akan stabil;. Jadi, semakin kuat nilai mata uang dari negeri Paman Sam yakni Amerika Serikat, akan langsung membuat harga komoditas tambang yang jauh semakin rendah. 

Harga pasar dari acuan komoditas tambang ini bisa mempengaruhi adanya jumlah permintaan di pasar. Jadi, tingginya permintaan akan langsung membuat harga komoditas juga jadi melambung dan ini sudah menjadi prinsip dalam ilmu ekonomi. Kinerja dari bagian produksi perusahaan tambang memiliki efek penting terhadap jalannya dunia pertambangan itu sendiri. Disaat perusahaan memutuskan untuk menggenjot adanya produksi mereka ini, maka cadangan dari komoditas yang mereka miliki akan jauh semakin menumpuk. Hal inilah yang akan saling berkaitan dengan supply dan demand yang akan membuat langsung harga komoditas itu menjadi bergerak. 

 

Modal dari Bisnis Pertambangan 

Tidak bisa dipungkiri lagi, jika pendapatan dari sebuah bisnistambang ini cukup tinggi, termasuk juga pada perputaran uang yang ada di dalamnya melibatkan jumlah yang sangat amat besar. Namun, untuk membuka langsung sebuah bisnis tambang baru, dibutuhkan pula modal yang besar. Nah, masalahnya sendiri dari permodalan ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengusaha yang ingin langsung terjun dalam bisnis pertambangan. 

Dalam dunia pertambangan, tingk dari kesulitan di dalam mengumpulkan adanya hasil sumber daya alam itu tentu saja berpengaruh besar terhadap modal yang memang dibutuhkan. Semakin dalam letak dari mineral yang memang ingin ditambang, tentu saja akan semakin besar pula teknologi yang ada, tenaga dan peralatan yang memang dibutuhkan. Termasuk ini pada resiko yang kemungkinan bisa ditimbulkan. Sebab itulah, perusahaan sangat amat perlu dalam menyiapkan modal yang besar agar nantinya operasional ini bisa terjaga. 

 

Hadirnya Penambangan Ilegal dalam Bisnis Pertambangan 

Hasil dari dalam bumi apapun itu yang akan menyangkut pada hidup orang banyak, sesuai sekali dengan undang-undang bisa dikuasai oleh negara. Sebab itu, di setiap aktivitas penambangan tentunya harus langsung mengantongi izin resmi dari Pemerintah terlebih dahulu. Sayangnya, meski aturan ini dan juga sanksi yang diberlakukan sangat amat jelas dan juga berat. Nyatanya, masih banyak oknum-oknum yang mendirikan tambang ilegal.

Penambangan ilegal ini tentu saja tidak akan menghiraukan peraturan yang sudah ada. Termasuk lagi mengenai prosedur Operasional yang sudah sesuai dengan standar. Pada akhirnya, dampak negatif yang akan ditimbulkan cukup besar. Secara tidak langsung, penambangan ilegal ini akan langsung memberikan dampak negatif dan membuat stigma dunia pertambangan sangat amat buruk. Semua ini akan benar-benar mempengaruhi harga komoditas yang sudah dijalankan di dalam bisnis nya tersebut. 

 

Perihal Isu Lingkungan dan Sosial yang Beredar dalam Bisnis Pertambangan

Isu ini terjadi akibat stigma buruk dari perusahaan-perusahaan kotor di luar sana yang tidak pernah mau mengikuti peraturan yang sudah diterapkan sesuai dengan syarat dan ketentuan dari pembangunan bisnis tambang ini. Sehingga dalam hal ini bisa mengakibatkan lingkungan menjadi rusak. Nah, hal inilah yang akan membuat masyarakat awam menjadi anti terhadap aktivitas dari pertambangan. Padahal jika benar-benar mengikuti prosedur yang ada dan bertanggung jawab, nantinya pertimbangan bisa langsung memberikan kesejahteraan terhadap masyarakat sekitar. 

Jika nantinya prosedur ini memang benar sudah dilaksanakan dengan sebaik mungkin, kesejahteraan dari masyarakat disekitar bisa akan meningkat. Dengan begitu, hal ini mampu menepis berbagai persoalan isu sosial yang kerap saja menimpa dunia pertambangan. 

 

Cobalah untuk Menjalankan Bisnis Pertambangan 

Bisnis pertambangan ini memang melibatkan banyak pihak, namun juga kebutuhan dari modal dan juga pengelolaan modal besar. Walau demikian, bisnis pertambangan ini bisa didapat dengan kalian menghasilkan keuntungan yang sama besarnya. Hanya saja kalian perlu benar-benar mengingat, dengan keuntungan yang besar ini ada juga resiko yang jauh lebih besar kalian terima. 

Satu hal yang mana penting abnget untuk menjalankan bisnis pertambangan ini adalah dengan melakukan perizinan di dalam melakukan usaha. Hal ini langsung saja berkaitan dengan pemerintah dan juga kebijakan yang dikeluarkan berkaitan langsung dengan pertambangan itu sendiri. Adapun sejumlah jenis izin yang harus dimiliki oleh satu perusahaan dalam menjalankan  usaha pertambangannya. Hal ini bisa dimulai dari diselesaikannya melalui sebuah prosedur yang memang sudah ditetapkan oleh pemerintah di negara kita ini. 

Untuk kalian yang memang sekiranya ingin membangun bisnis pertambangan, maka selalu berhati-hati dalam setiap langkahnya. Ingat, boomerang akan selalu hadir sewaktu-waktu tanpa kalian menyadarinya. Cepat atau lambat, semua akan kalian rasakan ketika sudah menjalankan bisnis pertambangan tersebut. Untuk kalian yang ingin mencoba bisnis ini, maka mulailah dengan keyakinan pasti dan jalani dengan tekun apa usaha yang saat ini sedang kalian lakukan. Semangat calon orang sukses !!

Kejelasan Dari Bisnis Pertambangan Batu Bara

Dari semua jenis bisnis pertambangan yang ada, memanglah jenis pertambangan batu bara menjadi incaran para investor yang ada di seluruh dunia. Apalagi yang ada di Indonesia. Untung dari bisnis pertambangan yang satu ini sangatlah menjanjikan sekali nantinya. Batu Bara sendiri merupakan sumber energy yang paling penting untuk membantu pemabngkitan listrik dan juga memiliki fungsi langsung sebagai bahan bakar pokok untuk produksi semen sera baja. Walau begitu, Batu bara ini sendiri juga setidaknya memiliki karakter negative yakni sebagai salah satu sumber energy yang banyak sekali menimbulkan adanya sebuah polusi akibat terdapat tingginya kandungan karbon di dalam batu bara itu sendiri.

Untuk sumber energy penting lainnya dari Batu bara ini sendiri ialah gas alam, yang memiliki tingkatan polusi udaranya jauh lebih sedikit tetapi sangat rentan dengan fluktuasi harga di pasar dunia. Dengan begitu, semakin banyaknya industry di dunia yang sudah mulai untuk mengalihkan suatu focus energy mereka semua ke bisnis batu bara ini.

Dengan adanya tingkatan produksi saat ini , maka cadangan dari batu bara global juga sudah di perkirakan habis sekitaran 112 tahun kedepannya lagi nanti. Cadangan batu bara yang besar juga telah di temukan di Negara Amerika Serikat, Russia, serta Republik Rakyat Tiongkok dan India.

Melihat Produsen Batu Bara Terbesar 4 Tahun Terakhir

Sebagai tolak ukur terbaik untuk bisnis kalian kedepan di bidang pertambangan batu bara ini. ada baiknya kalian lihat di beberapa tahun belakangnya terlebih dahulu. Kalian bisa lihat Negara mana saja yang memang memiliki volume produksinya itu setara dengan jumlah jutaan ton minyak yang ada di dunia ini.

Bisa kalian lihat patokan negaranya berikut ini :

  • Cina dengan volume produksi 1685,7
  • Amerika Serikat volume produksinya 364,8
  • Australia volume produksinya 299.3
  • India volume produksinya 288,5
  • Indonesia volume produksinya 255,7
  • Russia volume produksinya 192,8
  • Afrika Selatan volume produksinya 142,4

Untuk sebagai salah satu contohnya, ada yang bersifat padat komersil seperti : Batu bara Bituminous, batu bara keras dan juga batu bara lignite and muda. Semua ini dilansir dari riset data BP statistical review world energy di tahun 2017.

Masalah Produksi Ekspor & Impor Di Indonesia

Indonesia sendiri menjadi Negara produsen terbesar di dunia dalam eksportir batu bara. Tercatat tahun 2005, bisa melampaui Negara Australia, yang menjadi eksportir batu bara thermal yang sudah diekspor terdiri langsung dari jenis yang angat berkualitas menengah dengan hitungan dari 5100 & 6100 /gram. Dan untuk perminataan asalnya dari Cina dengan India. Dari salah satu informasi yang dilansir oleh Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral , Indonesia bisa kehabisan energy batu bara ini kurang lebih 83 tahun emndatang jika memang tingkatan produksi ini diteruskan.

Di Indonesia sendiri ada banyak sekali kantung cadangan batubara kecil di Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi serta di pulau Papua. Namun, untuk 3 daerah yang benar-benar menjadi cadangan batu bara terbesar yang berada di Indonesia seperi Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, serta Kalimantan Timur.

Awal tahun ’90 an, sector pertambangan batu bara ini bisa di buka kembali sebagai investasi luar negeri. Dan untuk Indonesia sendiri juga mengalami peningkatan produksi ekspor di penjualan batu bara di dalam negeri. Mengenai batu bara di Indonesia ini sudah berkisaran 70 hingga 80 % dari sebuah total produksi batu bara yang sisanya sendiri telah di jual di pasaran dosmetik yang ada.

Produksi Ekspor & Konsumi Batu Bara Mendapatkan Harga

Jika di lihat dari table yang ada di salah satu situs online ini.. terlihat jelas dari tahun 2014 sampai 2019 tahun kemarin ini produksinya mengalami pasang surut alias naik turun di dalam jumlah per tonnya. Untuk mengenai ekspornya sendiri mengalami penurunan cukup drastis dalam juta ton yang ada. Jika melihat dari domestiknya mengalami peningkatan dari tahun 2014 hingga sampai tahun 2019 dan mengenai data terakhir yaitu sebuah harga.. mengalami penurunan dan tahun 2017-2019 yang hasilnya n.a/n.a..

Selama kurang lebih tahun 2000 an , ada Boom Komoditas yang sudah menjadikan industry pertambangan batu bara yang sangatlah menguntungkan. Maka dari itu, banyak sudah perusahaan Indonesia dan juga keluarga kaya yang sudah memutuskan untuk mengakuisisi sebuah konsesi dari pertambangan batu bara di Pulau Sumatera serta Kalimantan yang terjadi di akhir tahun 2000 an dengan di kenalnya sebagai Emas Baru.

Lantas, Yang Mendorong Peningkatan Produksi Dan Ekspor Batu Bara Di Indonesia Ini Apa ?

Kalian bisa lihat jelas diantaranya itu ialah :

  • Batu bara ini menjadi suatu dominan yang ada di dalam pembangkitan listrik dengan sedikitnya 27% dari sebuah total output energy dunia dan juga lebih dari 39% dari keseluruhan listrik yang memang sudah dihasilkan oleh pembangkit listrik yang bertenaga batu bara di karenakan kelimpahan jumlah batu bara, adanya juga proses ektrasinya yang sangat relative mudah serta sangatlah murah dengan terdapat sebuah persyaratan infrastruktur yang sangat lebih murah untuk di bandingkan dengan sebuah sumber daya energy yang lainnya.
  • Seperti yang sudah di ketahui, Indonesia sendiri juga sudah memiliki sebuah cadangan batu bara yang memang kualitasnya menengah serta rendah yang sangat melimpah. Mengenai jenis batu bara ini pun juga sudah di jual dengan memiliki sebuah harga yang sangat kompetetif di pasar Internasional yang di sebabkan langsung dikarenakan adanya upah tenaga kerja Indonesia yang cukup rendah.
  • Selain itu, Indonesia sendiri juga sudah memiliki sebuah posisi geografis yang sangat strategis untuk sebuah pasara raksasa di Negara-negara yang sudah berkembang seperti : RRT serta Negara India. Dan permintaan untuk batu bara ini sendiri juga dengan kualitas yang sangat rendah dari kedua Negara tersbut itu sudah naik sangat menajam. Pasalnya, ada banya sekali pembangkit listrik bertenagakan batu bar yang sudah banyak di bangun memang untuk mensuplai adanya kebutuhan listrik penduduknya yang sangatlah besar di Negara tersebut atau bisa di katakana sangat padat mengenai jumlah penduduknya itu.

Tujuan utama Espor batu bara di Indonesia sendiri adalah Negara Cina, India, Jepang serta Korea Selatan. Dengan bertahun-tahun jaya , batu bara ini sendiri juga sudah menyumbangkan 85% terhadap sebuah total penerimaan Negara dari sebuah sector pertambangan ini.

Dengan adanya hal-hal ini, bisa menjadi patokan bisnis kalian yang di lihat dari beberapa tahun belakangan ini mengenai ekspor batubara yang di jalankan oleh Indonesia mengalami pasang surut dan juga sesekali mengalami peningkatan jelas ke salah satu negaranya. Dan usahakan juga bisnis pertambangan batu bara kalian lancar di  4Negara tujuan ekspor Indonesia sendiri.

 

Kenali Bisnis Tambang Ini Dan Dapatkan Keuntungannya

Banyak sudah jika berbicara mengenai tambang atau dunia pertambangan pastinya kalian akan selalu ingat dengan bisnis pertambangan Batu Bara, pertambangan Emas, dan juga Pertambangan pasir. Dan ke 3 pertambangan tersebut memanglah akan sangat jauh menguntungkan dari pada beberapa bisnis yang lainnya. Namun, diantara ke 3 nya hanya biasnis pertambangan Pasir dan juga pertambangan Batu Bara yang bisa mewakili kesuksesan dari para pebisnis yang ada. Namun, bukan berarti pertambangan emas tidak menguntungkan sama sekali. Tapi, menurut mimin menjadi Investor atau menaruh sebagian saham di beberapa bisnis pertambangan emas atau pun yang suah berbentuk sebuah took emas pun bisa untuk mendatangkan keuntungan lebih dari cukup.

Pertambangan pasir sekali memanglah sangat menjanjikan. Dimana, ini menjadi sebuah property penting untuk mendukung Papan hidup seseorang. Sehingga, kebutuhan pasir lebih banyak lagi untuk bisa di gunakan bagi kehidupan manusia. Akan tetapi, bernilai menggiurkan kalian juga harus menyiapkan modal kurang lebih 500 Juta sampai 1 M.

Jika kalian memang serius dengan pertambangan Pasir, maka kalian bisa tinjau dari sekarang apa saja yang perlu kalian ketahui dari bisnis pertambangan ini. yang nantinya mimin juga akan sempilkan dikit mengapa Pertambangan Batu Bara juga banyak di minati.

Pengetahuan Dasar Dari Memulai Bisnis Pertambangan Pasir

Semua bisnis pastinya harus memiliki beberapa unsur dasar atau beberapa hal mendasar yang menjadi kunci pokok keberhasilan dari bisnis itu sendiri. Jika serius kalian harus mengetahui ini ;

  • Contoh mengenai sebuah proposal dari usaha tambang pasir.
  • Mengenai surat Izin dari Tambang Pasir Sungai.
  • Melihat prospek bisnis pasir besi.
  • Menganalisa usaha galian C.
  • Mengatur adanya sebuah Cash Flow dari tambang pasir.
  • Mengetahui cara bisnis yang berhubungan dengan Material Alam.

Mempersiapkan Segala Sesuatu Sebagai Langkah Awal Usaha

Untuk menekuni bisni ini yang nantinya kalian jalani dan kalian kembangkan lagi. Maka, harus memiliki sebuah lagkah awal yang bagus di kedepannya. Missal saja kalian lakukan secara urut seperti :

# Lokasi Bisnis

Ini menjadi salah satu hal yang mendominasi sebelum kalian bergerak. Pasalnya lokasi dari tambang pasir ini sendiri memang biasanya di tempatkan di daerah yang dekat sekali dengan sungai, adanya pegunungan serta jauh dari adanya rumah penduduk. Selain itu juga, bisnis kalian ini benar-benar harus memiliki sebuah lokas yang bisa untuk di lalui oleh kendaraan besar yang ada di sekitaran bisnis kalian ini. minim sekali untuk di lalui oleh Truck.

# Surat Ijin Dari Pembukaan Usahanya

Dikarenakan usaha dari pertambangan pasir ni sendiri memanglah berada di area sungai maka, kalian harus bisa untuk meminta izin kepada pemerintah setempat atas usaha penambangan kalian sebelum benar-benar untuk bisa di jalani dan juga di kembangkan. Dikarenakan., etikad baiknya untuk memulai bisnis di suatu tempat haruslah memiliki surat izin dari pemerintah. Jika illegal maka kalian bisa untuk di kenai sebuah sanksi atau juga hukuman.

# Peralatan Yang Memang DiButuhkan

Sudah pasti disetiap bisnis yang kalian bangun akan memerlukan peralatan yang mendukung usaha tersebut akan maju bukan ? dan untuk memulai bisnis pertambangan ini kalian harus menyiapkan alat seperti Bulldozer, Excavator, Crane, Stone Crusher dengan set genset, Dump Truck dll.

# Target Konsumen Beserta Strategi Marketing

Kalau mengenai konsumen untuk saat ini akan sangat dengan mudah untuk kalian cari. Karena, sudah pasti setiap seseorang yang ingin membangun rumah memerlukan bahan baku utama lainnya seperti pasir ini. selain itu, harus di tunjang dengan adanya sebuah Strategi Marketing yang ada. Dimana, strategi ini bisa kalian lakukan sesuai era modern ini, ntah pengiklanan di media tulis, ada juga promosi melalui beberapa influencer yang ada dll.

Memperhitungkan Modal Kalian & Melakukan Tips Hemat Uang Modal

Untuk menjalankan bisnis apapun itu pastinya kalian akan membutuhkan perhitungan modal yang mendetail bukan ?.. seperti halnya pada bisnis ini. dimana, kalian harus memperhitungkan untuk biaya peralatan yang memang benar-benar kalian beli dan gunakan dalam menjalankan bisnis pertambangan pasir ini. jika di rasa kalian sudah menghitungnya dan mendapatkan sebuah totalan, saatnya kalian untuk bisa menghemat modal yang ada.

Didalam bisnis pertambangan pasir ini, kalian tidaklah harus mengeluarkan modal dalam jumlah besar dengan cara tidak membeli seperti Dumb Truck terlebih dahulu. Bisa untuk kalian dengan menyewanya saja terlebih dahulu.

Jika di rasa usaha kalian sudah membaik dan berkembang secara jela. Waktunya untuk kalian membeli Dumb Truck tersebut. Jadi, sangat baik bukan melakukan penghematan di awal karir kalian ?.. dan lebih baik juga jika kalian memiliki modal awalan itu sendiri untuk mempekerjakan beberapa karyawan lainnya sehingga kesuksesan itu bisa terlihat jelas di mata kalian.

Melakukan Analisis SWOT

Ada yang tahu dengan rumus SWOT ?… dimana, rumus ini sudah sering sekali di ajarkan oleh beberapa guru ekonomi kita dalam memajukan bisnis yang sedang kita jalankan ini. Swot sendiri adalah susunan kata dari S = Strength, W = Weakness, O =Opportunity , T = Threat… dan dari semuanya jika di kebahasa Indonesianakn memiiliki arti dari Kekuatan, Kelemahan, Peluang serta Ancaman. Yap… hal ini memang aka nada nantinya saat kita sedang membuka usaha tersebut.

Jika di jabarkan mengikuti sebuah arti menjadi :

  • S trength = yakni dirasa banget kalian ini akan mampu untuk menyediakan pasir di dalam jumlah yang sangatlah banyak dan juga terhitung besar. Dan dari sini juga kalian mampu memberikan harga yang sangat murah dengan kualitas terbaik yang kalian miliki untuk para konsumen kalian.
  • W eakness = yakni menjadi suatu kelemahan kalian. Dimana akan mencakup mengenai harga bahan baku yang akan bisa berubah secara tiba-tiba. Terhitung juga dari stok pasir yang sangat bergantung kepada alamnya juga. Maka ini harus di perhatikan.
  • O pportunity = dimana ini menjadi sebuah peluang. Permintaan yang meningkat di setiap tahunnya, maka nantinya juga akan semakin banyak lagi seperti perumahan dan juga bangunann yang memang di buat sehingga nantinya menjadi sebuah peluang yang sangat besar untuk sebuah usaha yang kalian miliki.
  • T hreat = segala sesuatunya pasti di lengkapi dengan berbagai ancaman yang ada. Disini juga terdapat sebuah persaingan dunia bisnis yang nantinya melibatkan setidaknya 2 hingga beberapa perusahaan yang semakin banyak lagi dalam usaha ini. sehingga, bisa untuk menyulitkan izin lokasi bagi pertambangan pasir yang memang sulit sekali untuk bisa mendapatkannya.

Kalau untuk Batu Bara sendiri mengapa sangat disukai sebagai bisnis yang sangat mumpuni ?

Jawab : hal ini dikarenakan batu bara bisa menjadi bahan bakaryang tepat sebagai suatu pembangkit listrik, menjadi sebuah sumber utama bagi energy listrik, dan pastinya akan banyak untuk memberikan sebuah untung kepada Negara dan juga tentunya pengusaha.